Ekowisata Penyu Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan lolos 300 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022

- Penulis

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ampingparak, suaramitra.com-Ekowisata Penyu Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan lolos 300 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebelumnya, Desa Wisata tersebut dinyatakan lolos 500 besar. Penetapan 300 besar itu setelah Dewan Juri melakukan tahapan kurasi terhadap 7 kategori penilaian.

Pengumuman 300 besar ADWI 2022 tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Salahudin Sandiaga Uno pada Kamis (22/4/2022). Pengumuman tersebut ditayangkan di https://jadesta.kemenparekraf.go.id/.

ADVERTISEMENT

Pasisia Rancak

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sandiaga Uno, serangkaian tahapan kurasi berdasarkan penilaian Dewan Juri terhadap 7 kategori penilaian, klasifikasi dan kelengkapan data yang ada di website Jadesta maka dari 3.419 dari 34 provinsi maka lolos 500 Desa Wisata. Dari 500 Desa Wisata lolos 300 Desa Wisata.

Suara juga  Kapan Sekolah Pertama Didirikan di Kambang? Ini Jawabannya!

Dari pengumuman tersebut, Desa Wisata Amping Parak merupakan salah satu yang lolos masuk 300 besar bersama 15 Desa Wisata lainnya di Sumbar. Sandiaga Uno berpesan untuk 300 Desa Wista, capaian ini jadikan sebagai motivasi untuk tetap mengembangkan Desa Wisata yang berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit.

Berikut nama Desa Wisata di Sumbar yang lolos 300 besar ADWI 2022:

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pesisir Selatan Suhendri mengatakan, setelah lolos menjadi 300, maka masih ada beberpa tahapan lagi yang harus dilalui, misalnya tinjauan lapangan oleh Dewan Juri. “Jadi nanti dari 300 akan disaring menjadi 100 Desa Wisata, dan dari 100 menjadi 50 besar Desa Wisata. (Tim)

Suara juga  Didukung KLHK, Ekowisata Penyu Turunkan Armada Baru pada Libur Lebaran 2022
Facebook Comments

Berita Terkait

Dr. Silvia Permata Sari S.P., M.P Sosialisasikan Pengolahan Limbah Domestik Jadi Kompos di Nagari Kamang
Unand Gelar Penyuluhan dan Pengobatan Ternak Kerbau di  Lombah, Sungai Rimbang, Suliki
Forum Pengurangan Risiko Bencana Amping Parak Dilantik
Datuak Panghulu Sikumbang Nagari Kambang Edison Rj Indo Hadiri Batagak Gala Datuak Putiah
Bakri Maulana, Bacabup Pessel: Saatnya Rest Area Perbatasan Pessel-Padang Lebih Representatif dan Bersih
Muhammadiyah Cabang Kambang Gelar Muscab Terpadu
Harimau Sumatera Menampakkan Diri di Kulam
Destana Amping Parak Kumpulkan Data Ketangguhan Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:48 WIB

Doktor Silvia Permata Sari: Bahagianya Panen Cabai Hasil Tanam Sendiri!

Senin, 26 Februari 2024 - 12:47 WIB

Pestisida Nabati dari Tanaman Mimba (Azadirachta indica)

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:12 WIB

HAMA TANAMAN GANDUM (Tritivum aestivum)

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:17 WIB

MENGENAL PUPUK HIJAU DARI TUMBUHAN SEKITAR KITA

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:22 WIB

TUMBUHKAN JIWA BERTANI ORGANIK DI PANTI ASUHAN AL HIDAYAH, KURANJI, KOTA PADANG

Rabu, 21 Februari 2024 - 10:23 WIB

HAMA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica) DAN CARA PENGENDALIANNYA DENGAN PESNAB BAWANG PUTIH

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:27 WIB

Doktor Muda Hama dan Penyakit Tanaman Unand Bina KWT Desa Punggung Lading, Kota Pariaman

Senin, 19 Februari 2024 - 10:15 WIB

TEKNOLOGI PESNAB DARI TUMBUHAN SIRSAK (Annona muricata L) DAN  TEMBAKAU (Nicotiana tabacum)

Berita Terbaru

Artikel

Pestisida Nabati dari Tanaman Mimba (Azadirachta indica)

Senin, 26 Feb 2024 - 12:47 WIB