SOSIALISASI PUPUK KOMPOS DI NAGARI KAMANG HILIA KECAMATAN KAMANG MAGEK  KABUATEN AGAM

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Dr. Ely Vebriyanti, S.Pt., MP.

Dosen Fakultas Peternakan, Universitas Andalas

Pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi diolah dengan melakukan penambahan bahan organik dan dilakukan fermentasi memberikan hasil yang sangat baik baik bagi lingkungan maupun secara ekonomis. Sosialisasi ini dilakukan di nagari Kamang Hilia Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Hari Sabtu Tanggal 24 Februari 2024 oleh Dosen Peternakan Departemen Teknologi Hasil Ternak Dr. Ely Vebriyanti, SPt, MP. Hadir sebagai peserta adalah kelompok tani yang ada di nagari kamang.

ADVERTISEMENT

Pasisia Rancak

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ely Vebriyanti dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa limbah peternakan terutama adalah kotoran sapi dapat diolah menjadi pupuk kompos sebagai pupuk organik yang dapat menghasilkan banyak keuntungan baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk di jual.

Suara juga  Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities

Di Kamang sendiri pupuk kompos ini sudah dijual dengan harga 30 ribu per karungnya. Pemasarannya sudah di pasarkan ke luar daerah Kamang seperti ke Padang. Hasil pengamatan dilapangan penambahan bahan organik dalam melakukan pengolahan pupuk ini sudah cukup baik namun barangkali penanganan dan proses pengolahan perlu di perbaiki dan ditingkatkan sehingga unsur hara yang diharapkan bisa lebih baik.

Kegiatan ini diharakan bisa  berlanjut dan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat serta memberikan pendampingan dalam melakukan pegolahan limbah ternak terutama ternak sapi.(*)

Facebook Comments

Penulis : Dr. Ely Vebriyanti, S.Pt., MP

Berita Terkait

Dr. Silvia Permata Sari S.P., M.P Sosialisasikan Pengolahan Limbah Domestik Jadi Kompos di Nagari Kamang
HAMA TANAMAN GANDUM (Tritivum aestivum)
MENGENAL PUPUK HIJAU DARI TUMBUHAN SEKITAR KITA
HAMA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica) DAN CARA PENGENDALIANNYA DENGAN PESNAB BAWANG PUTIH
Bunga Seroja Atau Si Cantik Lotus dan Filosofinya
Doktor Muda Hama dan Penyakit Tanaman Unand Bina KWT Desa Punggung Lading, Kota Pariaman
TEKNOLOGI PESNAB DARI TUMBUHAN SIRSAK (Annona muricata L) DAN  TEMBAKAU (Nicotiana tabacum)
Tahukah Kamu: Tanaman Serai (Cymbopogon nardus) Bisa Jadi Racun OPT ?
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:48 WIB

Doktor Silvia Permata Sari: Bahagianya Panen Cabai Hasil Tanam Sendiri!

Senin, 26 Februari 2024 - 12:47 WIB

Pestisida Nabati dari Tanaman Mimba (Azadirachta indica)

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:12 WIB

HAMA TANAMAN GANDUM (Tritivum aestivum)

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:17 WIB

MENGENAL PUPUK HIJAU DARI TUMBUHAN SEKITAR KITA

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:22 WIB

TUMBUHKAN JIWA BERTANI ORGANIK DI PANTI ASUHAN AL HIDAYAH, KURANJI, KOTA PADANG

Rabu, 21 Februari 2024 - 10:23 WIB

HAMA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica) DAN CARA PENGENDALIANNYA DENGAN PESNAB BAWANG PUTIH

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:27 WIB

Doktor Muda Hama dan Penyakit Tanaman Unand Bina KWT Desa Punggung Lading, Kota Pariaman

Senin, 19 Februari 2024 - 10:15 WIB

TEKNOLOGI PESNAB DARI TUMBUHAN SIRSAK (Annona muricata L) DAN  TEMBAKAU (Nicotiana tabacum)

Berita Terbaru

Artikel

Pestisida Nabati dari Tanaman Mimba (Azadirachta indica)

Senin, 26 Feb 2024 - 12:47 WIB