Atlet Airsoft Pekalongan Tolak Hutan Kota Yosorejo Dijadikan PLTSa: "Ini Paru-Paru Kota, Bukan Tempat Sampah!"
7/5/20261 min read


PEKALONGAN, Suara Mitra News – Komunitas atlet airsoft Pekalongan yang tergabung dalam Porgasi dan Inassoc menyatakan keberatan terhadap rencana Pemerintah Kota Pekalongan yang berencana mengalihfungsikan Hutan Kota Yosorejo menjadi lokasi pengolahan sampah menjadi tenaga listrik atau PLTSa. Keberatan tersebut disampaikan saat mereka menggelar latihan rutin yang disebut Sukir atau Sunday Skirmish di lokasi tersebut, Minggu (5/7/2026). Porgasi dan Inassoc sendiri merupakan komunitas resmi yang sama-sama bernaung di bawah KORMI Kota Pekalongan. Kabar rencana perubahan fungsi hutan kota itu sempat membuat para atlet terkejut. Pasalnya, selama ini Yosorejo menjadi lokasi latihan utama yang paling sesuai untuk kebutuhan simulasi taktis olahraga airsoft. Perlu diketahui, para atlet ini telah berulang kali menyumbangkan medali untuk Kota Pekalongan, baik saat berlaga di ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun di kancah Nasional. Ketua Porgasi Pekalongan menyampaikan, meskipun belum memiliki izin pemanfaatan tetap, komunitasnya telah beraktivitas di lokasi itu sejak tahun 2019. "Kami memang belum memiliki izin pemanfaatan yang menetap. Namun sejak tahun 2019, jauh sebelum pandemi COVID-19, KORMI sudah mengetahui dan mendukung aktivitas kami di sini. Kami juga rutin mendapatkan izin berkala dari Dinas Lingkungan Hidup, khususnya saat persiapan jelang kejuaraan FORDA tingkat Jawa Tengah maupun Nasional," ujarnya.
Keberatan juga disampaikan oleh Ketua Inassoc yang lama, dimana setiap para atlit melaksanakan latihan di hutan kota tersebut selalu mendampingi bahkan ikut menguruskan ijin ijinnya. Penolakan ini juga sejalan dengan aspirasi komunitas lain yang sebelumnya telah menyampaikan keberatan. Mereka menilai Hutan Kota Yosorejo bukan sekadar lahan latihan, melainkan paru-paru kota yang menjaga kualitas udara dan keseimbangan ekosistem bagi seluruh warga Pekalongan. Pihak komunitas berharap Pemkot Pekalongan mau mendengar aspirasi masyarakat dan mencari alternatif lokasi lain untuk PLTSa, tanpa harus mengorbankan ruang terbuka hijau serta kesempatan berprestasi para atlet daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup atau Pemkot Pekalongan belum memberikan keterangan resmi terkait masalah tersebut.
(Adit/hs/red.5.7/Suaramitranews)
Komunitas atlet airsoft Pekalongan yang tergabung dalam Porgasi dan Inassoc berfoto bersama saat kegiatan Sukir di Hutan Kota Yosorejo, Minggu (5/7/2026). Mereka menolak rencana Pemkot Pekalongan yang akan mengalihfungsikan hutan kota tersebut menjadi lokasi PLTSa. (Foto: dok. Porgasi Pekalongan)
Redaksi suaramitranews
Kontak kami untuk informasi dan kerjasama
Telepon
suciono@suaramitra.com
085741995002
© 2026. All rights reserved.
suaramitra2@gmail.com
