SUARA NASIONAL


BUPATI KAB.PEKALONGAN FADIA ARAFIK TERTANGKAP KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) dini hari. “Para pihak diamankan di wilayah Semarang, kemudian pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa. Budi mengatakan, saat ini, Fadia Arafiq dan dua orang lainnya sudah tiba di Gedung Merah Putih dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.
Dalam operasi tersebut, Fadia Arafik disebut-sebut turut diamankan bersama sejumlah pihak lain. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait status hukum para pihak yang diamankan.
Fadia Arafiq menempuh pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga strata lanjut di berbagai institusi di Jakarta dan Semarang:
SD Negeri Karet Tengsin 14, Jakarta Pusat
SMP Negeri 8, Jakarta Pusat
SMA Negeri 58, Jakarta Timur
S1 Manajemen, Universitas AKI, Semarang
S2 Manajemen, Universitas Stikubank, Semarang
S3, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang
🧑💼 Karier Politik & Jabatan
Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016)
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021)
Ketua KNPI Jawa Tengah (2016–2021)
Bupati Pekalongan
Periode pertama: 2021–2026
Periode kedua: Terpilih kembali dan dilantik untuk periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI di Istana Merdeka, Jakarta.
🌟 Fokus & Program Kerja
Sebagai Bupati, Fadia Arafiq dikenal aktif memimpin berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat:
Menjalankan program kesehatan gratis untuk masyarakat hanya dengan KTP, yang mendapat apresiasi penghargaan “Pemimpin Peduli Kesehatan Masyarakat” pada Jogja Jateng Award 2025.
Menginisiasi kegiatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal seperti Pekan Raya Kajen untuk mendukung UMKM.
Fokus pada peningkatan layanan publik, termasuk kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
🤝 Peran & Kegiatan Sosial
Selain tugas pemerintahan, Fadia kerap hadir dalam kegiatan sosial dan keagamaan, misalnya mengingatkan kewaspadaan terhadap isu penculikan anak, serta mendukung kegiatan organisasi masyarakat seperti Muslimat NU di wilayahnya.
Fadia Arafiq sebelum terjun ke dunia politik dikenal sebagai seorang penyanyi dangdut.
Ia merupakan putri dari penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq, yang populer dengan lagu “Pandangan Pertama”. Sejak muda, Fadia sudah terjun ke dunia hiburan dan merilis beberapa lagu dangdut, serta tampil di berbagai panggung musik.
Setelah aktif di dunia tarik suara, Fadia kemudian beralih ke dunia politik. Karier politiknya dimulai sebagai Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016), sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Kabupaten Pekalongan.Perjalanan dari dunia hiburan ke pemerintahan ini cukup dikenal publik karena latar belakangnya sebagai artis yang kemudian sukses di dunia politik. Jika kamu ingin, saya bisa jelaskan juga perjalanan kariernya dari penyanyi hingga menjadi kepala daerah secara lebih detail.
