Diduga Alami Kekerasan Saat Bahas Utang Dagang, Pedagang Mainan Laporkan Kasus ke LBH Adhiyaksa

6/14/20261 min read

PEKALONGAN : Suara Mitra News – Seorang pedagang mainan keliling berinisial FN (43), warga Kecamatan Kalibening yang kini menetap di Kota Pekalongan, mengaku menjadi korban dugaan kekerasan saat menemui pemasok barang untuk membahas penyelesaian utang dagangnya. Atas kejadian tersebut, FN melaporkan perkara yang dialaminya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Adhiyaksa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/6/2026) seusai waktu salat Maghrib. Menurut pengakuan FN, dirinya memenuhi undangan untuk bertemu dengan pihak pemasok guna membicarakan sisa pembayaran barang dagangan yang selama ini dicicil melalui layanan keuangan digital DANA. Namun, pertemuan tersebut, menurut FN, berubah menjadi tindakan yang membuat dirinya mengalami tekanan dan ketakutan.

"Bibir saya disulut dengan rokok yang menyala, lalu ponsel dan sepeda motor saya diminta diserahkan," ujarnya.

FN juga mengaku suasana semakin mencekam karena terdapat dua orang yang disebutnya sebagai aparat yang berada di lokasi dan turut menyaksikan kejadian tersebut. Ia mengaku merasa tidak berdaya menghadapi situasi yang dialaminya.

Selain itu, FN menduga pihak pemasok telah menyebarluaskan data pribadinya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) melalui media sosial.

"Saya cuma pedagang kecil. Bisa berbuat apa menghadapi kekuatan seperti ini?" kata FN dengan nada sedih.

Merasa dirugikan, pada Jumat (12/6/2026), FN mendatangi LBH Adhiyaksa untuk mengadukan dugaan tindak kekerasan, perampasan, serta pencemaran nama baik yang dialaminya. Penasihat hukum LBH Adhiyaksa, Didik Pramono, membenarkan adanya pengaduan tersebut. Menurutnya, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan penelusuran terhadap fakta-fakta yang ada sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.

"Kami akan menelusuri seluruh fakta yang ada, kemudian meminta klarifikasi kepada pemilik usaha maupun pihak-pihak yang disebut dalam pengaduan tersebut," jelas Didik.

Hingga berita ini ditulis, pihak yang disebut dalam pengaduan FN belum memberikan keterangan maupun tanggapan resmi terkait tuduhan yang disampaikan. Suara Mitra News masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

(wage/budex/red/14.6/suaramitranews).

FN saat mengadu dan memberi kuasa kepada LBH Adhiyaksa (foto wage_dok.suaramitranews).

Redaksi suaramitranews

Kontak kami untuk informasi dan kerjasama

Email

Telepon

suciono@suaramitra.com

085741995002

© 2026. All rights reserved.

suaramitranews2@gmail.com

Info Iklan