GRIB Jaya Pemalang Gelar Aksi, Desak Transparansi Tender RSUD Randudongkal

7/24/20261 min read

Aksi GRIB Jaya Pemalang di depan Pendopo Pemkab Pemalang, Rabu (22/7/2026). Massa menyoroti proses tender RSUD Randudongkal dan mempertanyakan nilai anggaran proyek. (Foto: Suara Mitra News)

PEMALANG, Suara Mitra News – Puluhan anggota Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya DPC Kabupaten Pemalang menggelar aksi unjuk rasa di area Pendopo Pemkab Pemalang, Rabu (22/7/2026).

Aksi tersebut menyoroti proses tender pengadaan dan pembangunan RSUD Randudongkal. Massa mendesak agar proses lelang proyek kesehatan tersebut berjalan transparan.

Sempat terjadi ketegangan saat Koordinator Aksi sekaligus Wakil Ketua DPC GRIB Jaya Pemalang menolak aturan petugas yang melarang peserta membawa ponsel ke dalam ruang audiensi. Namun situasi dapat diredam dan dialog dilanjutkan secara kondusif.

Dalam orasinya, massa menyampaikan keprihatinan terhadap tahapan tender RSUD Randudongkal. Mereka menilai proses tersebut perlu dikaji ulang agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami datang bukan untuk menghambat pembangunan, melainkan memastikan uang rakyat dipergunakan secara akuntabel. Proses lelang fasilitas kesehatan vital ini harus bersih dan sesuai aturan,” tegas Jabidi, Wakil Ketua DPC GRIB Jaya Pemalang selaku koordinator aksi.

Adapun empat tuntutan utama yang disampaikan GRIB Jaya Pemalang dalam aksi tersebut, yaitu:

1. Transparansi Pembatalan Tender: Mendesak Pokja Pemilihan membeberkan dasar hukum pembatalan pemenang tender secara terbuka.

2. Evaluasi Prosedur: Meminta kaji ulang menyeluruh atas seluruh tahapan lelang jika terindikasi ada ketidaksesuaian.

3. Pelibatan Pengawas: Mendesak Inspektorat, LKPP, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi proses tender.

4. Prioritas Publik: Menegaskan agar proyek murni diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat, bebas dari intervensi pihak tertentu.

Menanggapi tuntutan tersebut, perwakilan instansi terkait dan panitia lelang yang menemui massa menyatakan menampung seluruh aspirasi. Pihaknya berkomitmen meninjau ulang tahapan mekanisme tender sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berakhir tertib di bawah pengawalan personel Polres Pemalang dan TNI. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Redaksi Suara Mitra News.

Redaksi suaramitranews

Kontak kami untuk informasi dan kerjasama

Email

Telepon

suciono@suaramitra.com

085741995002

© 2026. All rights reserved.

suaramitra2@gmail.com

Info Iklan