H I M B A U A N Waspada Konflik Manusia-Monyet: Himbauan untuk Warga Pegunungan Pekalongan
Mencegah lebih baik daripada menunggu korban. Hormati habitat, jaga keselamatan keluarga
8/6/20261 min read
PEKALONGAN – SUARA MITRA News - [OPINI] – Belakangan ini berbagai daerah di Indonesia mengalami konflik antara manusia dan satwa liar. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama masyarakat Kabupaten Pekalongan yang tinggal di kawasan pegunungan seperti Paninggaran, Lolong, Kandangserang, serta jalur Kajen–Paninggaran, yang selama ini dikenal sebagai habitat kawanan monyet ekor panjang.
Menurut pandangan penulis, kita tidak boleh menganggap remeh keberadaan kawanan primata tersebut. Monyet merupakan satwa yang cerdas, hidup berkelompok, dan memiliki naluri kuat untuk melindungi koloninya. Ketika mereka merasa wilayahnya terganggu atau menganggap manusia sebagai ancaman, perilaku agresif dapat muncul sebagai bentuk pertahanan diri.Walaupun hingga kini belum ada laporan serangan massal seperti yang terjadi di daerah lain, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan. Mencegah jauh lebih baik daripada menunggu adanya korban.
Yang Perlu Dilakukan Masyarakat:
1. Jangan memberi makan monyet liar karena akan membuat mereka terbiasa mendekati manusia.
2. Hindari mendekati atau memancing kawanan monyet, apalagi jika terlihat membawa anak.
3. Tutup pintu, jendela, dan simpan makanan dengan baik ketika kawanan monyet berada di sekitar rumah.
4. Awasi anak-anak agar tidak bermain terlalu dekat dengan lokasi kemunculan monyet.
5. Pengendara yang melintas di jalur Paninggaran, Lolong, dan kawasan pegunungan lainnya diimbau tidak berhenti untuk memberi makan atau berfoto dengan kawanan monyet karena dapat memicu kerumunan dan mengubah perilaku satwa menjadi bergantung pada manusia.
Apabila monyet mulai memasuki permukiman atau menunjukkan perilaku agresif, segera laporkan kepada Pemerintah desa, BPBD, Damkar, atau BKSDA agar penanganan dilakukan secara profesional.
Mari kita jaga keselamatan keluarga sekaligus menjaga keseimbangan alam. Satwa liar bukan musuh manusia, tetapi konflik dapat terjadi ketika batas antara habitat satwa dan aktivitas manusia semakin berdekatan.
Waspada, jangan panik. Hormati alam, lindungi keluarga
Pekalongan, 6 Agustus 2026
Penulis : Tim Redaksi Suara Mitra News.
