HEBOH! KITB Batang Gelar Kejurnas Sprint Rally, Sirkuit Terpanjang 5,3 KM Pemandangan Laut
9/11/20262 min read


Bupati Batang M. Faiz Kurniawan didampingi jajaran Forkopimda dan Bintang Otomotif saat peresmian Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 di halaman KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026). (Foto: Dok. Suara Mitra News)
BATANG, Suara Mitra News - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4. Ajang balap tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26–27 September 2026 mendatang di kawasan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang.
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, serta Pembina Bintang Otomotif Irjen Pol (Purn) Agus Suryonugroho.
Acara persiapan dan pengumuman resmi kejuaraan tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di halaman KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026).
Sprint Rally kali ini mencatatkan rekor tersendiri karena menghadirkan lintasan terpanjang di Indonesia, yakni mencapai 5,3 kilometer. Selain menawarkan tantangan teknis bagi para pembalap, sirkuit ini juga menyuguhkan pemandangan langsung ke arah laut lepas.
Sebanyak 130 pembalap dipastikan turun gelanggang untuk menaklukkan trek sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Batang, khususnya kawasan KITB, untuk menjadi tuan rumah ajang berskala nasional tersebut.
“Kami berterima kasih Batang, khususnya di dalam KITB, diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sprint Rally di tingkat nasional. Kita berharap ini akan menjadi daya dorong dan penggerak ekonomi baru di Kabupaten Batang,” jelasnya.
Peluang Bangun Sirkuit Permanen.
Faiz juga menegaskan, Pemkab Batang berkomitmen mendukung penuh keberlanjutan ajang olahraga otomotif ini. Apabila penyelenggaraan ajang ini berjalan sukses dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, pemerintah daerah membuka peluang untuk memfasilitasi pembangunan sirkuit permanen.
“Untuk dukungan Pemerintah sendiri ke depan, jika penyelenggaraan sukses dan ramai untuk wisata warga Kabupaten Batang, pastinya akan membantu pengadaan sirkuit permanen di Kabupaten Batang,” terangnya.
Dorongan Sektor Sport Tourism.
Faiz juga menyebutkan, langkah penguatan sektor pariwisata berbasis olahraga ini sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang. Berdasarkan laporan kinerja triwulan II tahun 2026, Kabupaten Batang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,39 persen.
“Capaian tersebut melampaui target nasional, berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah, sekaligus menempatkan Batang dalam jajaran tiga besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa,” tegasnya.
Selama ini, laju perekonomian Batang didorong oleh investasi, belanja pemerintah, serta konsumsi rumah tangga. Sementara itu, sektor pariwisata menyumbang sekitar 15 hingga 19 persen terhadap perekonomian daerah. Melalui penyelenggaraan berbagai event berskala besar seperti Kejurnas Sprint Rally, Pemkab Batang menargetkan kontribusi sektor pariwisata dapat meningkat hingga 20–25 persen.
“Dengan semakin banyak event di Kabupaten Batang, terutamanya di sektor sport tourism, kita berharap komponen penunjang economic growth dari sisi tourism bisa mencapai 20 sampai 25 persen. Sehingga pertumbuhan ekonomi kita year-on-year tahun depan bisa mencapai 8,5 sampai 9 persen,” pungkasnya.
KEK Industrialis Batang Punya Potensi Baru.
Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy mengungkapkan, kawasan yang tadinya diproyeksikan murni untuk industri ini ternyata memiliki potensi sport tourism yang amat besar.
“Ketika kami membuka kawasan ini dari yang dulunya perkebunan karet, view-nya sangat menarik. Ketika industri berdiri dan komunitas makin ramai, pariwisata menjadi hal yang penting,” tuturnya.
Pembina Bintang Otomotif Irjen Pol (Purn) Agus Suryonugroho memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai regulasi dan standar keselamatan yang ketat. Keselamatan para pereli maupun penonton menjadi prioritas utama.
“Yang paling terpenting adalah event ini membawa nama baik, baik itu otomotif, termasuk juga daerah, baik Jawa Tengah dan Batang,” jelasnya.
Pihak pengelola KEK Industropolis Batang berharap kolaborasi ini tidak berhenti di Putaran 4 saja, melainkan terus berlanjut hingga gelaran tingkat internasional pada masa mendatang.
Reporter: Prasetyo Adi
Editor: Tim Suara Mitra News
Batang, 11 September 2026.
Sumber: Pemkab Batang, KEK Industropolis Batang & Bintang Otomotif
