Kebakaran Hebat Landa Kantor Primkoveri Landungsari Pekalongan, Brankas Berisi Uang 60 Juta dan Dokumen Nasabah Diperkirakan Aman
10/27/20262 min read


Petugas Damkar dan BPBD Kota Pekalongan melakukan pemadaman dan pendinginan di Kantor Primkoveri 04 Koperasi Simpan Pinjam di Landungsari, Pekalongan, yang terbakar dini hari tadi. (Foto: Sutanto Hadi / Suara Mitra News)
PEKALONGAN, Suara Mitra News – Kebakaran hebat melanda Kantor Primkoveri yang berada di kawasan Landungsari, Pekalongan, dini hari tadi. Api melalap seluruh ruangan kantor yang menyatu dengan bangunan tempat tinggal. Bagian dalam bangunan dilaporkan hangus hingga ke lantai dua.
Pemilik bangunan sekaligus pemilik usaha Primkoveri, Pak Sumanto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu ia mendengar suara seperti bunyi kretek-kretek dari sekitar bangunan.
"Saat saya cek, sudah keluar asap dari dalam ruangan. Pintu terkunci dan api sudah kelihatan jelas, saya tidak berani masuk dan langsung mengungsikan keluarga," ujar Sumanto.
Saat kejadian, ia hanya berdua dengan anak laki-lakinya di rumah sambil menunggu petugas datang. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) baru tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung melakukan pemadaman.
Komandan Regu 3 Damkar, Roni, menjelaskan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan. Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan kapasitas tangki 6.000 liter dan 3.000 liter, yang kemudian diperkuat satu unit kendaraan bantuan dari BPBD Kota Pekalongan.
Untuk suplai air, dilakukan pengambilan masing-masing satu kali oleh mobil BPBD, mobil Pajar, dan mobil Beliter. Dari sisi personel, Damkar menurunkan satu regu berjumlah delapan orang ditambah dua personel pendamping, yang kemudian diperkuat lima personel dari tim BPBD. Seluruh personel dilaporkan dalam kondisi aman.
"Api berhasil kami kuasai dan dipastikan padam sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, termasuk proses pendinginan yang sudah selesai kami lakukan," jelas Roni.
Sementara itu, Manajer Primkoveri, Zainuddin, mengungkapkan di ruang tengah kantor terdapat brankas tahan api yang berisi uang tunai sekitar Rp 60 juta serta puluhan dokumen BPKB milik nasabah.
Menurutnya, posisi brankas yang terpisah dari titik api membuat isinya diperkirakan aman, meski belum bisa dipastikan sepenuhnya sebelum dilakukan pemeriksaan langsung.
"Di dalam brankas ada uang sekitar enam puluh juta dan dokumen BPKB nasabah. Karena brankas tahan api dan posisinya agak terpisah, perkiraan kami aman, tapi nanti kami cek lagi," ujar Zainuddin.
Dalam kejadian tersebut, petugas berhasil menyelamatkan satu unit motor dan satu unit sepeda dari dalam lokasi saat api masih menyala.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan bersama pihak kepolisian.
Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini berdasarkan keterangan saksi dan petugas di lapangan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Penulis/Jurnalis: Sutanto Hadi.
Editor: Redaksi Suara Mitra News
Sumber: Keterangan Pemilik, Damkar, Manajemen Primkoveri dan BPBD Kota Pekalongan
Disclaimer: Data kerugian dan penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi resmi dari Damkar dan Kepolisian.
