Lintas LSM dan Ormas Tumpah Ruah di Klego, Maulid Nabi Majelis Nurul Bahar Wanashor Jadi Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial
8/29/20263 min read


KH Zainal Mustofa, Pengasuh Ponpes Salafiyah Al-Istiqomah Cilacap, saat memberikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke-7 yang dirangkai dengan Khitan Massal dan Santunan Anak Yatim di Kelurahan Klego, Kota Pekalongan, Sabtu (29/08/2026). (Foto: Dok.Suara Mitra News)
Reporter: Sugi Nur Zaki
PEKALONGAN, Suara Mita News – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Majelis Nurul Bahar Wanashor kembali berlangsung di Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu (29/08/2026).
Memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mempererat silaturahmi, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa khitan massal dan santunan anak yatim.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi melalui pelaksanaan khitan massal. Pada sore harinya, suasana semakin ramai dengan kehadiran anak-anak yang merupakan teman para peserta khitan.
Selanjutnya, panitia memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar.
"Dokumentasi kegiatan menunjukkan suasana khidmat saat grup hadroh mengiringi acara, foto bersama antara ulama dengan perwakilan LSM dan ormas, serta penyerahan santunan kepada anak yatim. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang silaturahmi lintas komunitas."


Kolase. (Kiri) Grup hadroh mengiringi Pengajian Peringatan Maulid Nabi. (Kanan) Foto bersama ulama dengan perwakilan LSM dan Ormas. (Bawah) Penyerahan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan Majelis Nurul Bahar Wanashor di Kelurahan Klego, Kota Pekalongan, Sabtu (29/08/2026). (Foto: Dok.Suara Mitra News)
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya Ikhsan, pengusaha asal Kabupaten Pekalongan, yang menjadi sponsor kegiatan.
Semangat gotong royong dari berbagai pihak menjadi kunci terselenggaranya kegiatan yang memadukan syiar keagamaan dengan kepedulian sosial.
Puncak acara berlangsung selepas salat Isya dengan pengajian dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. KH Zainal Mustofa, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqomah, Cilacap, hadir memberikan tausiyah kepada jamaah dan masyarakat.
"Dalam tausiyahnya, KH Zainal Mustofa menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui kegiatan sosial. Terlihat dalam foto yang diterima redaksi, suasana pengajian berlangsung khidmat dengan backdrop bertuliskan 'Khitan Massal & Santunan Anak Yatim'."
Acara yang berlangsung di Jl. Teruntum 3/2, RT 01/RW 10, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur tersebut turut dihadiri sejumlah ulama dan tokoh masyarakat. Di antaranya Kyai Muslih, Kyai Imam Riyadi, Kyai Topik dari Kertijayan, Kyai Gozali, dan Kyai Muzafa dari Medono, serta Kyai Turadi.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah khidmat suasana silaturahmi dalam kegiatan yang tidak hanya mengedepankan syiar keagamaan, tetapi juga kepedulian sosial.
Menariknya, peringatan Maulid Nabi ini juga menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat. Sejumlah unsur LSM, ormas, dan komunitas turut hadir, di antaranya Barakuda, LSM Harimau, PSHT, Laskar Macan Ali, LSM Pejuang 24, DPD PSIB Jawa Tengah, serta LSM RobinHood 23.
Kehadiran berbagai organisasi dan komunitas menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dan sosial dapat menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
Sebagian organisasi yang hadir diketahui memiliki kedekatan dengan Majelis Nurul Bahar Wanashor, karena sejumlah anggotanya merupakan bagian dari lingkungan santri majelis.
Dalam pelaksanaan kegiatan, PSHT juga turut berperan dalam pengamanan untuk membantu menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian acara berlangsung.
Dukungan juga diberikan Pemerintah Kelurahan Klego. Lurah Klego, Nur Ghoni, S.P., turut hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan yang menggabungkan peringatan keagamaan dengan kegiatan sosial tersebut.
Memasuki tahun ketujuh, peringatan Maulid Nabi yang digelar Majelis Nurul Bahar Wanashor diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang silaturahmi lintas elemen sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial.
Semangat keteladanan Rasulullah SAW diwujudkan tidak hanya melalui tausiyah dan pengajian, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Tim Redaksi Suara Mitra News
