MERIAH! Ribuan Warga Padati Pajang Jimat Kanzus Sholawat Pekalongan, Kirab Budaya dari Stadion Hoegeng ke Hotel Nirwana
9/19/20262 min read


Komunitas Tosan Aji membawa keris pusaka dalam kirab Pajang Jimat Kanzus Sholawat di Kota Pekalongan, Sabtu (19/9/2026). Keris pusaka tersebut nantinya diserahkan kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya di panggung utama di kawasan Hotel Nirwana sebagai simbol pelestarian budaya dan tradisi religi. (Foto: Suara Mitra News / Sutanto Hadi)
PEKALONGAN, Suara Mitra News – Rangkaian Maulid Akbar Kanzus Sholawat Kota Pekalongan berlangsung meriah, Sabtu (19/9/2026). Tradisi Pawai Pajang Jimat menjadi pusat perhatian ribuan warga.
Kirab budaya tersebut diawali dari kawasan Stadion Hoegeng dan bergerak menuju panggung utama di kawasan Hotel Nirwana, Jalan Dr. Wahidin, Kota Pekalongan.
Sejak pagi, ribuan peserta dan masyarakat telah memadati kawasan Stadion Hoegeng. Mereka mengikuti iring-iringan dari berbagai kelompok, komunitas santri, dan unsur masyarakat yang membuat suasana sepanjang jalur semakin semarak.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kehadiran Komunitas Tosan Aji yang membawa keris pusaka. Keris tersebut nantinya akan diserahkan kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya di panggung utama.
Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan sejumlah marching band yang mengiringi jalannya kirab. Dentuman genderang dan atraksi barisan musik sukses menyedot perhatian warga yang memenuhi sisi jalan.
Adapun marching band yang tampil memeriahkan kirab tahun ini antara lain:
· AKPOL Magelang
· Gita WiradesaTri Bhakti Jalantara
· Manggala YodaGlagar Wisanggeni
· Ki Joko Rekso


Suasana meriah kirab Pajang Jimat Kanzus Sholawat 2026 di Kota Pekalongan, Sabtu (19/9/2026). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalur dari Stadion Hoegeng menuju Hotel Nirwana menyaksikan penampilan marching band Tri Bhakti Jalantara dan sejumlah grup drum band lainnya. (Foto: Suara Mitra News / Sutanto Hadi)
Pawai juga diikuti barisan santri, komunitas masyarakat, serta berbagai unsur budaya dan religi. Kehadiran para peserta dengan beragam atribut membuat kirab berlangsung penuh warna.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kehadiran Komunitas Tosan Aji yang membawa keris pusaka. Keris tersebut nantinya akan diserahkan kepada Habib Muhammad Luthfi bin Yahya di panggung utama.
Prosesi penyerahan keris pusaka menjadi simbol bertemunya warisan budaya Tosan Aji dengan tradisi religi dalam rangkaian Maulid Kanzus Sholawat. Bagi masyarakat Pekalongan, ini menjadi gambaran kuatnya hubungan antara pelestarian budaya dan kehidupan religi.
Sementara itu, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengikuti kirab dengan menaiki kendaraan taktis atau panser TNI. Kehadiran ulama kharismatik tersebut mendapat sambutan antusias dan takbir dari masyarakat di sepanjang jalur kirab.
Pawai akbar ini juga dihadiri Wali Kota Pekalongan bersama jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tamu undangan, dan tokoh masyarakat.
Tradisi Pajang Jimat sendiri telah menjadi agenda tahunan yang paling dinantikan masyarakat dalam rangkaian Maulid Kanzus Sholawat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme warga terlihat luar biasa dengan membludaknya masyarakat yang memadati rute kirab.
Tahun ini, perpaduan antara barisan santri, marching band, komunitas budaya, Tosan Aji, keris pusaka, serta unsur religi menjadikan Pajang Jimat bukan sekadar kirab, tetapi juga ruang silaturahmi akbar dalam suasana Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dari Stadion Hoegeng hingga kawasan Hotel Nirwana, kemeriahan terus terlihat. Ribuan peserta bergerak bersama menuju panggung utama dengan penuh suka cita.
Penulis/Jurnalis: Sutanto Hadi
Editor: Redaksi Suara Mitra News
