Pasca Musda, Saeri Pimpin Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan: Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Wali Kota

6/8/20262 min read

PEKALONGAN : Suara Mitra News – Dewan Kesenian dan Budaya (DKB) Kota Pekalongan resmi memiliki kepemimpinan baru setelah Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar sebelumnya, di mana Saeri terpilih secara bulat sebagai Ketua untuk periode mendatang. Hari ini, jajaran pengurus dan komite DKB Pekalongan menghadiri undangan resmi Wali Kota Pekalongan di Kantor Pemerintahan Kota Pekalongan, dalam rangka audiensi kesiapan pelantikan pengurus baru.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat budaya ini menjadi momen perkenalan seluruh anggota pengurus serta tim komite kepada Pemerintah Kota. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara rinci langkah-langkah persiapan, jadwal pelantikan, serta rencana kerja awal yang akan segera digulirkan pasca pelantikan nanti.

Tanggapan Wali Kota Pekalongan

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pekalongan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh proses penyelenggaraan demokrasi di lingkungan organisasi seni budaya. "Saya tegaskan, mulai dari tahap Persiapan Musyawarah Daerah (Pramusda) hingga terselenggaranya Musda dan menghasilkan kepemimpinan yang baru, Pemerintah Kota sama sekali tidak melakukan intervensi apapun. Segala proses dan keputusan diserahkan sepenuhnya kepada para pelaku seni dan budayawan sebagai pemegang amanah organisasi ini," tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah hanya berperan sebagai mitra pendukung dan fasilitator, tanpa mengurangi kemandirian Dewan Kesenian dalam menentukan arah pengembangan seni budaya daerah. Terkait rencana pelantikan, disepakati acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2026 dan bertempat di kediaman atau markas ketua terpilih, Saeri.

Saeri, selaku Ketua terpilih menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh seniman, budayawan, dan pihak pemerintah yang senantiasa memajukan citra Kota Pekalongan sebagai Kota Batik yang kaya warisan seni. “Terpilihnya kami adalah amanah besar. Hari ini kami berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan Pemkot Pekalongan. Seni dan budaya Pekalongan tidak hanya warisan leluhur, tapi juga kekuatan ekonomi dan identitas yang harus terus dijaga agar tetap bersinar hingga kancah nasional maupun internasional,” ujar Saeri saat audiensi.

Pihak Wali Kota berharap di bawah arahan Saeri, Dewan Kesenian dan Budaya dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merancang berbagai agenda seni, festival budaya, hingga pelestarian kearifan lokal yang mulai jarang dikenal generasi muda.

Lebih jauh lagi, Saeri menegaskan prioritas utamanya adalah memperkuat sinergi antar komunitas seni, memperluas akses pembinaan bagi seniman muda, serta memastikan setiap karya seni Pekalongan tercatat, terlestarikan, dan dikenal luas. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjadikan Pekalongan sebagai pusat pengembangan budaya yang hidup dan berkelanjutan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, harapan besar kini tertumpu agar Dewan Kesenian dan Budaya Pekalongan semakin aktif melahirkan terobosan, menaikkan pamor seni daerah, dan mewariskan nilai-nilai budaya luhur kepada generasi penerus Kota Batik.

(Sutanto Hadi/hs.red/8.6/Suaramitranews)

Ketua DKB, A Saeri (baju putih) beserta pengurus bersama Walikota Pekalongan dan Kepala Dinas Parbudpora. (foto dok.suara mitra news).

Ketua DKB (A. Saeri / baju putih) sesaat sebelum audiensi dengan Walikota Pekalongan.

Redaksi suaramitranews

Kontak kami untuk informasi dan kerjasama

Email

Telepon

suciono@suaramitra.com

085741995002

© 2026. All rights reserved.

suaramitranews2@gmail.com

Info Iklan