Ratusan Alumni PGAN Pekalongan Meriahkan Reuni Akbar VII di Cirebon, Kenang Jasa Guru dan Perkuat Persaudaraan
11/2/20262 min read


Ketua APGAN-IKBA PGAN Pekalongan memberikan sambutan dalam Reuni Akbar VII IKBA PGAN Pekalongan lintas angkatan yang digelar di Cirebon, Minggu (1/11/2026). (Foto: Sutanto Hadi / Suara Mintra News).
CIREBON, Suara Mitra News – Ratusan alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Pekalongan dari berbagai angkatan memeriahkan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) PGAN Pekalongan ke-VII yang digelar di Kota Cirebon, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua APGAN-IKBA PGAN Pekalongan, H. Rodjichin, tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan pendidikan dan jasa para guru yang telah membimbing para alumni.
Reuni akbar ini turut dihadiri Dr. H. Saeful Mujab, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, yang kehadirannya menambah makna penting dalam pertemuan keluarga besar alumni PGAN Pekalongan tersebut.
Mengawali rangkaian acara, panitia menyelenggarakan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur keluarga besar alumni PGAN Pekalongan.
Usung Tema Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Dalam wawancara dengan Ketua APGAN-IKBA PGAN Pekalongan, disampaikan bahwa Reuni Akbar ke-VII kali ini mengusung tema “Mengenang Jasa-Jasa Guru, Guru Adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
”Menurutnya, keberhasilan dan kesuksesan para alumni hingga saat ini tidak terlepas dari pengabdian para guru yang telah memberikan ilmu pengetahuan serta pendidikan yang bermanfaat selama mereka menempuh pendidikan di PGAN Pekalongan.
Ia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai 150 hingga 200 orang, bahkan dimungkinkan lebih.
"Lebih lanjut disampaikan, tujuan utama reuni adalah meningkatkan dan mempererat tali persaudaraan antaralumni lintas angkatan. Ikatan kekeluargaan yang telah terbentuk sejak masa pendidikan diharapkan terus terpelihara, meskipun para alumni kini tersebar di berbagai daerah," ujarnya.
Dorong Pengembangan Pendidikan Agama
Tidak hanya berorientasi pada silaturahmi, Ketua APGAN juga mengungkapkan rencana pengembangan kegiatan alumni ke depan, khususnya dalam bidang pendidikan agama.
Salah satu gagasan yang disampaikan adalah mendorong keterlibatan generasi muda dan anak-anak dalam kegiatan pendidikan keagamaan, sekaligus mendukung keberadaan yayasan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan harapan adanya dukungan para pendahulu alumni, sponsor, serta donatur untuk membantu penyediaan lahan di wilayah Pemalang, Tegal, atau Pekalongan.
Dukungan dari Tanwir Jawa Tengah diharapkan dapat ikut memperkuat upaya pengembangan yayasan pendidikan tersebut. Apabila lahan telah tersedia, bantuan dan dukungan diharapkan dapat direalisasikan secara maksimal.
Mengenang Reuni Sebelumnya dan Kepedulian Sosial
Semangat kepedulian sosial keluarga besar alumni PGAN Pekalongan bukan hal baru.
Pada 31 Juli 2022, reuni raya alumni PGAN Pekalongan pernah diselenggarakan di Gedung Korpri Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan, mulai lulusan 1965 hingga 1992.
Dalam kegiatan itu, alumni memberikan santunan kepada 55 anak yatim piatu berupa uang tunai dan sembako. Selain itu, panitia juga mengumumkan program nikah massal bagi lima pasangan, dengan pembiayaan proses pernikahan hingga penerbitan buku nikah.
Dokumentasi kegiatan tersebut menunjukkan bahwa reuni alumni PGAN sejak sebelumnya telah memadukan silaturahmi dengan kepedulian sosial.
Melalui Reuni Akbar ke-VII di Cirebon, semangat tersebut diharapkan terus berlanjut. Tidak hanya menjaga hubungan antargenerasi alumni, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan pendidikan agama.
Bagi keluarga besar PGAN Pekalongan, reuni bukan sekadar pertemuan untuk mengenang masa lalu. Lebih dari itu, reuni menjadi kesempatan untuk menghargai jasa para guru, merawat persaudaraan, serta meneruskan nilai-nilai pendidikan dan pengabdian kepada generasi berikutnya.
Jurnalis: Sutanto Hadi
Editor: Redaksi Suara Mitra News
