Ratusan LSM Harimau se-Jateng Konsolidasi di Brebes, Siap Aksi Moral di MNC Tower Jakarta
Deskripsi blog
9/27/20262 min read


Rombongan DPC-DPW LSM Harimau Banjarnegara, PAC Punggelan, bersiap bertolak dari Brebes menuju aksi moral di MNC Tower Jakarta, Minggu (27/9/2026) malam. Terlihat armada bus Voyager dengan plat R 1600 CA. (Foto: Wildan / Suara Mitra News)
BREBES, Suara Mitra News – (27/9/2026) - Ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Harapan Rakyat Indonesia Maju (LSM Harimau) dari berbagai daerah se-Jawa Tengah menggelar konsolidasi akbar di Resto Pangeran, Kabupaten Brebes, Minggu (27/9/2026).
Konsolidasi ini menjadi titik keberangkatan menuju Jakarta untuk menggelar aksi moral di halaman MNC Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan pantauan, anggota dengan atribut LSM Harimau memadati lokasi sejak pagi. Sejumlah armada bus dan kendaraan pribadi disiapkan untuk mengangkut massa ke ibu kota. Peserta datang dari Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Solo dan kota lainnya.
Aksi ini disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kepedulian terhadap penegakan hukum.
Koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan, aksi tersebut merupakan gerakan masyarakat sipil yang tergabung dalam LSM Harimau.
Rudi Prianto Ketua DPC Kota Pekalongan mewakili dari beberapa DPC yang ada di Pantura kepada Suara Mitra News menyampaikan bahwa keberangkatannya ke Jakarta merupakan Perintah dari Ketua Umum LSM Harimau dan bertujuan menyampaikan aspirasi secara damai.
"Kami berkumpul di sini dengan satu tujuan, berangkat bersama ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi di MNC Tower. Kami menuntut keadilan ditegakkan secara transparan dan profesional," ujar Rudi.
Dalam aksi yang direncanakan, LSM Harimau menyoroti dugaan perkara penculikan terhadap Sdr. Solahudin dan Rahardian Ari serta dugaan politik uang Pemilu 2024 di Jawa Tengah. Pihak LSM menyebut nama Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo dan Executive Chairman MNC Group, sebagai pihak yang perlu dimintai klarifikasi.
Perlu dicatat, tudingan tersebut merupakan klaim dan aspirasi dari pihak LSM Harimau Indonesia. Hingga saat ini belum ada kesimpulan hukum atau keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan kebenaran tudingan tersebut sebagai fakta.
Pihak LSM Harimau juga mengklaim bahwa yang bersangkutan telah dua kali dipanggil Polda Jawa Tengah dan meminta agar aparat bertindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mempertimbangkan upaya penjemputan paksa jika syarat hukum terpenuhi.


Suasana malam pemberangkatan ratusan anggota LSM Harimau se-Jateng dari Resto Pangeran Brebes menuju Jakarta. Massa tampak memadati armada bus Eva Trans sebelum bertolak ke MNC Tower. (Foto: Wildan / Suara Mitra News)
Ketua Umum LSM Harimau, Tonny Syarifudin Hidayat, S.H., dalam instruksinya meminta seluruh jajaran menyampaikan aspirasi secara tegas namun tetap tertib, damai, dan sesuai undang-undang tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.
Hingga berita ini diturunkan, rombongan masih melakukan konsolidasi akhir di Brebes sebelum bertolak ke Jakarta. Di Jakarta, aksi tersebut sebelumnya dilaporkan diikuti ribuan anggota dari delapan provinsi dan sempat dilakukan mediasi dengan pihak MNC Group.
Tuntutan aksi yang disampaikan:
1. Mendesak aparat penegak hukum bertindak adil, transparan dan tidak tebang pilih.
2. Menuntut kejelasan dan keterbukaan informasi terkait penanganan perkara yang menjadi perhatian.
3. Mendesak keadilan ditegakkan untuk semua pihak tanpa intervensi.
Jurnalis: Wildan Purna Irawan
Editor: Redaksi Suara Mitra News
