Rekam Jejak ASN Batang Kini Terbuka! SIMATA Catat Kompetensi Hingga Catatan Disiplin
9/3/20262 min read


Kepala BKPSDM Kabupaten Batang Dwi Riyanto saat menjelaskan sistem SIMATA yang terintegrasi dengan BKN, Rabu (2/9/2026). (Foto: Dok.Suara Mitra News)
BATANG - Suara Mitra News – Kamis, (3/9/2026) - Rekam jejak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Batang kini mulai dipetakan secara lebih terintegrasi. Tak hanya kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja, catatan disiplin hingga kompetensi pegawai juga akan masuk dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA).
Sistem tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam membangun manajemen talenta ASN. Data kepegawaian yang sebelumnya tersebar dalam berbagai sistem akan terintegrasi sehingga potensi dan rekam jejak pegawai dapat dipetakan secara lebih menyeluruh.
Kepala BKPSDM Kabupaten Batang, Dwi Riyanto, mengatakan SIMATA merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan terhubung dengan sistem kepegawaian nasional.
“Di situ sudah ada satu aplikasi, namanya SIMATA, Sistem Informasi Manajemen Talenta. Itu aplikasinya pusat, aplikasinya BKN,” kata Dwi, Rabu (2/9/2026).
Terintegrasi dengan SIASN dan MyASN
Menurutnya, SIMATA terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). Data yang telah masuk dan terbaca dalam SIASN nantinya akan tersinkronisasi ke SIMATA.
Karena itu, pemutakhiran data kepegawaian oleh ASN menjadi penting. Data yang diperbarui melalui MyASN maupun Simpek akan terintegrasi dengan SIASN sebelum kemudian masuk ke sistem manajemen talenta.
“Pembangunan datanya di situ. Nanti MyASN, Simpek ini sudah terintegrasi dengan SIASN, otomatis ketika data itu sudah terbaca di SIASN akan masuk ke aplikasinya SIMATA,” jelasnya.
PPPK Hingga Catatan Disiplin Ikut Terekam
Salah satu dampak dari sistem terintegrasi tersebut adalah rekam jejak pegawai dapat dipetakan secara lebih detail. Hal itu tidak hanya berlaku bagi ASN berstatus PNS, tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Data yang terekam antara lain kualifikasi pendidikan terakhir, riwayat pengalaman pekerjaan, kompetensi, hingga catatan disiplin.
“Jika PPPK itu sudah punya kompetensi ini, itu sudah mempunyai kualifikasi pendidikan terakhirnya adalah ini. PPPK sudah punya riwayat pengalaman pekerjaan di mana saja. Itu nanti akan terekam, ter-record di situ semua,” ungkap Dwi.
Ia menambahkan, aspek kedisiplinan pegawai juga menjadi bagian dari rekam data tersebut.
“Termasuk ada catatan disiplin atau tidak, itu terekam di situ,” katanya.
Dengan demikian, pemetaan talenta ASN tidak hanya melihat latar belakang pendidikan maupun jabatan yang pernah ditempati, tetapi juga rekam pengalaman dan perilaku kerja pegawai.
Disiapkan Penilaian 360 Derajat
Selain mengandalkan data administratif, BKPSDM Batang juga menyiapkan mekanisme penilaian 360 derajat untuk melengkapi pemetaan talenta ASN.
Skema tersebut memungkinkan penilaian kinerja dilihat dari berbagai sudut pandang, tidak hanya berdasarkan penilaian atasan.
“Penilaian 360 derajat, baik atasan maupun rekan kerja atau dari bawahan juga sudah kita siapkan melalui aplikasi,” lanjutnya.
Namun, penerapan sistem manajemen talenta tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. BKPSDM Batang masih mempersiapkan berbagai aspek agar sistem dapat berjalan secara optimal.
“Memang masih banyak hal yang harus kita sempurnakan. Karena ini memang masih masa transisi yang harus kita siapkan,” tutupnya.
Melalui SIMATA, Pemkab Batang tengah membangun basis data talenta ASN yang lebih terintegrasi. Data pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, kinerja, hingga disiplin nantinya menjadi bagian dari gambaran utuh profil setiap pegawai.
Tim Redaksi Suara Mitra News
Sumber: Prokompim Kab. Batang.
