Tim SAR BPBD Pekalongan Akhiri Pencarian, Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Jembatan Matana Poncol.

6/16/20262 min read

PEKALONGAN : Suara Mitra News – Upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan BPBD Kota Pekalongan dan tim SAR akhirnya membuahkan hasil pada sore hari ini. Korban yang sebelumnya tercatat dalam laporan awal diduga berusia anak‑anak, berhasil ditemukan dan dievakuasi dari aliran sungai di bawah Jembatan Matana Poncol, Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur. Berdasarkan identifikasi langsung di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki‑laki berusia sekitar 37 tahun, yang diduga sedang memancing di tepian sungai sebelum akhirnya terpeleset dan terseret arus deras.

Kejadian bermula pada siang hari, tepatnya masuk dalam catatan resmi laman layanan darurat BPBD pada pukul 13.45 WIB. Saat itu, warga dikejutkan oleh kabar seseorang hilang terbawa arus di tengah aliran air yang cukup deras dan keruh akibat hujan yang turun semalam.

RALAT INFORMASI :

Berdasarkan data awal yang diterima petugas, informasi yang beredar menyebutkan bahwa korban adalah anak‑anak berusia sekitar 10 tahun yang sedang bermain di tepian sungai bersama teman‑temannya. Namun, setelah dilakukan identifikasi di lokasi dan konfirmasi dari saksi mata, informasi tersebut dikoreksi. Korban sebenarnya adalah seorang pria dewasa berusia sekitar 37 tahun yang sedang melakukan kegiatan memancing di pinggir sungai, bukan anak‑anak.

Dari keterangan saksi dan keterangan tim penolong, diduga korban terpeleset karena licinnya tepian sungai yang basah, lalu jatuh dan langsung terseret arus yang cukup deras. Warga yang melihat kejadian segera berteriak meminta tolong dan melaporkannya ke pos pemadam serta kantor BPBD setempat.

Sejak pagi hingga siang tadi, tim SAR telah mengerahkan perahu karet, penyelam, dan petugas darat untuk menyisir sepanjang 800 meter aliran sungai dari titik kejadian ke arah hilir. Kondisi air yang keruh dan arus yang masih kuat menjadi tantangan utama yang menyulitkan proses pencarian. Warga setempat pun terlihat berkumpul di tepian dengan rasa cemas menunggu hasil pencarian.

“Kami menurunkan seluruh kekuatan yang ada, menggabungkan tenaga penyelam dan tim darat agar tidak ada celah yang terlewat. Arus yang masih kuat dan kekeruhan air menjadi kendala utama,” ujar salah satu petugas komando lapangan BPBD Pekalongan.

Pada siang hari selasa (16/6/2026) jam 13.35 wib korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, korban berjenis kelamin laki-laki itu bernama Abdurrahman sesuai KTP warga Kelurahan Klego Kec. Pekalongan Timur Kota Pekalongan dan alamat tempat tinggal Gg. Sengkuyung RT 003 RW 013 Kel. Setono Kec. Pekalongan Timur Kota Pekalongan. Setelah dievakuasi menggunakan perahu karet ke tepian sungai. Jenazah korban kemudian dibawa ke layanan kesehatan terdekat untuk proses identifikasi dan penanganan selanjutnya.

Pihak berwenang kembali mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang memiliki aktivitas di sekitar bantaran sungai seperti memancing, untuk selalu berhati‑hati dan memperhatikan kondisi air. Mengingat curah hujan yang masih sering turun dapat membuat debit air dan arus meningkat secara tiba‑tiba dan berbahaya.

(Sutanto/wage/hs.red/16.6/Suaramitranews)

BPBD dan Tim SAR Kota Pekalongan mengevakuasi korban (foto wage_dok.suara mitranews).

Redaksi suaramitranews

Kontak kami untuk informasi dan kerjasama

Email

Telepon

suciono@suaramitra.com

085741995002

© 2026. All rights reserved.

suaramitranews2@gmail.com

Info Iklan