VIDEO VIRAL! Warga Dibacok Kelompok Diduga Gangster di Jalan Raya Tirto Pekalongan
9/13/20263 min read


Korban kekerasan di Jalan Raya Tirto, Tirto, Kabupaten Pekalongan dirawat di RS Budi Rahayu, Minggu (13/9/2026) dini hari. (Foto: Dok. Suara Mitra News)
PEKALONGAN, Suara Mitra News - Masyarakat di wilayah Kabupaten Pekalongan kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hingga dini hari. Seorang warga dilaporkan menjadi korban kekerasan oleh sekelompok orang saat melintas di Jalan Raya Tirto, tepatnya di sekitar kawasan Samsat Tirto, Kabupaten Pekalongan, Minggu (13/9/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun Suara Mitra News, korban saat itu tengah mengantar rekannya untuk membeli bahan bakar minyak (BBM). Namun ketika melintas di kawasan tersebut, korban diduga tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang yang diduga merupakan kelompok gangster.
Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis parang. Luka dilaporkan mengenai bagian kepala dan jari tangan. Setelah kejadian, korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Budi Rahayu.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena aksi kekerasan jalanan yang terjadi pada waktu malam hingga dini hari tidak hanya mengancam korban, tetapi juga dapat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat yang harus melakukan perjalanan pada jam-jam rawan.
MASYARAKAT DIMINTA TIDAK MENGAMBIL RISIKO
Masyarakat yang masih harus bepergian pada malam atau dini hari diimbau untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan situasi di sepanjang perjalanan.
Apabila pengendara melihat sekelompok orang yang berkumpul di pinggir jalan, terlebih jika menunjukkan gelagat mencurigakan atau membawa benda yang diduga dapat digunakan sebagai senjata, masyarakat sebaiknya tidak mendekat dan tidak berusaha menegur ataupun memancing keributan.
Pengendara dapat memilih untuk mengurangi kecepatan secara aman, menjaga jarak, mencari jalur yang lebih ramai dan terang, atau berhenti sementara di tempat yang aman, seperti minimarket, SPBU, pos keamanan maupun lokasi lain yang terdapat aktivitas masyarakat.
Yang tidak kalah penting, masyarakat juga diimbau tidak melakukan konfrontasi apabila merasa situasi mulai membahayakan. Keselamatan diri harus menjadi prioritas.
Jika terpaksa melintas di kawasan yang relatif sepi, masyarakat sebaiknya tidak sendirian apabila perjalanan memang dapat ditunda. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, ponsel memiliki daya baterai yang cukup, dan beri tahu keluarga atau orang terdekat mengenai perjalanan yang dilakukan.
POLISI DIMINTA PERKUAT PATROLI DINI HARI
Menyikapi adanya laporan kekerasan tersebut, Suara Mitra News mendorong jajaran Polres Pekalongan bersama Polsek jajaran untuk semakin menggencarkan kegiatan patroli, khususnya pada malam hingga dini hari.
Patroli diharapkan tidak hanya dilakukan di pusat keramaian, tetapi juga menyasar jalur Pantura, jalan penghubung antarkecamatan, kawasan yang minim penerangan, titik yang sering dijadikan tempat berkumpul kelompok remaja, serta lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan.
Kehadiran petugas secara rutin di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih melakukan aktivitas pada malam hari.
Selain patroli, kepolisian juga dapat meningkatkan kegiatan pemantauan dan respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait adanya kelompok yang melakukan aktivitas mencurigakan di jalan raya.
JANGAN SEBAR INFORMASI YANG BELUM TERKONFIRMASI
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah menyebarkan foto, video, nama maupun tuduhan terhadap seseorang yang belum terbukti terlibat dalam suatu tindak pidana.
Informasi mengenai identitas pelaku maupun kronologi lengkap kejadian sebaiknya menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Masyarakat dapat membantu aparat dengan memberikan informasi yang benar apabila mengetahui adanya kejadian atau melihat aktivitas mencurigakan.
Jika menemukan situasi yang berpotensi membahayakan, jangan mendekat hanya untuk merekam atau mencari tahu. Segera menjauh ke lokasi aman dan laporkan kepada pihak berwenang.
Peristiwa di Tirto ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat. Masyarakat, keluarga, tokoh lingkungan dan seluruh elemen warga memiliki peran dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Masyarakat yang mengetahui adanya aksi kekerasan, kelompok yang meresahkan, atau aktivitas mencurigakan di jalanan diimbau segera menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui saluran pengaduan yang tersedia.
Suara Mitra News mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Hindari lokasi yang terlihat berisiko, jangan melakukan konfrontasi, dan utamakan keselamatan ketika harus bepergian pada malam hingga dini hari.
Reporter: Sutanto Hadi
Editor: Tim Suara Mitra News
Pekalongan, 13 September 2026,
Sumber: Informasi Masyarakat & RS Budi Rahayu
